Tips Mencuci dan Merawat Piring Keramik

800 534 Steve Vincent

Selain menu yang ditawarkan, tampilan dari makanan yang akan kita santap sedikit banyak tentu memengaruhi selera makan Anda bukan. Membayangkan selezat apapun makanannya, jika dikemas dalam tampilan yang sekadarnya, tidak higienis, tentu membuat Anda juga enggan menyentuh bahkan memakannya.

Untuk itu, tak hanya penyajian secara menu yang kemudian dipertimbangkan, banyak restoran dan cafe ternama saat ini juga memerhatikan tampilan secara visual dari penganan yang disajikan. Salah satunya dengan memilih alat saji yang menarik, seperti piring, gelas, mangkuk, sendok, garpu, dan lain sebagainya.

Peralatan makan keramik merupakan satu dari sekian peralatan yang dinilai memiliki unsur estetika yang menarik dan membuat tampilan makanan lebih berkelas. Hal ini karena peralatan makan keramik ini memiliki nilai yang memberi nilai lebih anggun, elegan serta bernilai seni tinggi pada tiap yang diletakkan di atasnya.

Di Indonesia sendiri, piring keramik sepertinya telah masuk ke hampir semua industri terutama yang berhubungan dengan restoran dan hotel. Ini membuat persaingan antar supplier piring keramik pun makin ketat.

Selain karena banyaknya peminat, hal ini karena peralatan berbahan dasar keramik memiliki nilai yang cukup tinggi. Beberapa piring kermaik pun dibanderol dengan harga yang cukup fantastis. Mengingat hal tersebut, tentu Anda tak ingin bukan nilainya menjadi turun karena perawatan asal-asalan yang Anda perlakukan pada peralatan keramik tersebut. Salah perlakuan sedikit saja akan membuat warnanya jadi cepat pudar, bahkan tak sedikit yang mengeropos pada sisi-sisinya.

Agar hal tersebut tidak terjadi pada piring keramik koleksi Anda, berikut kami bagikan beberapa tips yang merawat piring keramik yang dapat Anda terapkan di rumah.

Bersihkan dengan Segera Setelah Pemakaian

Jika Anda biasa membiarkan tumpukan cucian piring, jangan pernah melakukannya untuk koleksi piring keramik Anda. Pastikan untuk selalu menyuci piring keramik segera setelah pemakaian. Gunakan busa cuci yang lembut, yang tidak akan meninggalkan bekas goresan pada permukaan piring.

Anda juga dapat menambahkan perasan jeruk lemon untuk menghilangkan sisa bau amis pada piring keramik kesayangan Anda.

Simpan Setelah Dikeringkan
Sebelum Anda meletakkan piring keramik dalam lemari penyimpanan, pastikan untuk mengeringkannya terlebih dahulu. Anda bisa menelungkupkan piring setelah dicuci selama beberapa saat agar air sisa menetes. Selain itu, Anda juga dapat mengelap permukaan piring dengan lap kering atau tisu dapur.

Tempatkan Pemisah dengan Peralatan Lainnya
Saat menyimpan peralatan makan, terutama piring ataupun mangkuk berbahan keramik Anda, beri pemisah diantara tumpukan piring atau mangkuk tersebut. Hal ini agar tidak terjadi resiko goresan maupun retak yang terjadi pada permukaan piring atau mangkuk keramik Anda.

Anda dapat dapat menggunakan kertas, busa tipis, maupun kardus tak terpakai.

Simpan Piring di dalam wadah khusus
Untuk menjaga peralatan makan keramik Anda, siapkan wadah khusus untuk menyimpannya. Di pasaran saat ini telah disediakan beberapa model wadah khusus yang didesain sesuai dengan bentuk dan ukuran piring keramik yang biasanya materialnya dibuat dari kain dengan bahan yang cukup tebal.

Beri Pelapis Plastik
Saat menyimpan piring keramik dalam kardus atau wadah khusus, baiknya lapisi terlebih dahulu dengan plastik. Selain untuk melindunginya dari resiko goresan yang bisa terjadi, plastic juga menjaga piring tetap salam keadaan kering dan melindungi dari air yan gberpotensi dapat merusak piring.

Tandai Kardus Tempat Menyimpan
Beberapa dari Anda mungkin memilih untuk menyimpan piring atau peralatan makan keramik di dalam kotak atau kardus. Hal ini agak membuat Anda bingung saat Anda akan memakainya suatu saat karena tumpukan yang terlalu banyak. Untuk itu, memberinya label di kardus atau kotaknya akan memudahkan dalam mencari peralatan yang Anda butuhkan daripada harus membukanya satu per satu.